Jakarta Timur | News/ Interview
3 min read

Sukses Gelar Launching Party, The Mistiss Resmi Rilis Mini Album Perdana


Band horror punk asal Jakarta Timur, The Mistiss resmi merilis debut EP nya berjudul ‘Mari Berdansa Di Neraka’. Digelar bersamaan dengan launching party di The Condet Club pada 2 Februari kemarin, mini album berisi 6 lagu ini dicetak dalam format CD fisik dan merchandise The Mistiss yang dijual terpisah.

Tak kurang dari 10 band punk lintas wilayah di Jabodetabek turut meramaikan hajat tersebut, antara lain Yesterday Afternoon, Swew, Kezengkank, Fucking Vagina, Rebel Kids, Enzyme Stevia, Romance After Die, Guitar Bluetooth, Kalashnikov dan The Spikeweed. Acara peluncuran album juga turut didukung oleh Refresh Shoes dan belasan brand lokal lainnya.

Tentang EP ‘Mari Berdansa Di Neraka’

‘Mari Berdansa Di Neraka’ sendiri adalah karya album pendek pertama The Mistiss yang pengerjaannya sudah digarap sejak satu tahun lalu. Ditulis oleh August Militant (gitar, vokal), diaransemen bersama formasi lama yakni Trisna (bass) dan Dhory (drums), kerja kreatif tiga sahabat ini awalnya didasari atas kecintaan mereka pada  The Misfits, band horror punk legendaris asal New Jersey.

Meski berangkat dari background musik yang berbeda, dua sahabat August dan Dhory sepakat membentuk band tribute dan wara-wiri di berbagai panggung sejak dua tahun lalu.

Saat dikonfirmasi tentang hal ini, sendiri menjawab bahwa meski berangkat dari band tribute, The Mistiss kemudian menjadi project yg menyenangkan karena seiring interaksinya dgn banyak pecinta The Misfits di kalangan skena punk lokal, keduanya ditantang untuk keluar dari zona nyaman mereka dan mulai menciptakan lagu-lagu orisinil racikan mereka sendiri.

“Gue bikin album ini karena gue pengen keluar dari pengaruh Mifits dan menunjukkan karakter mistiss yg sebenarnya tanpa didominasi oleh karakter misfitnya,” ungkap August.

Karenanya tanpa bermaksud menjadi epigon, proses penggarapan album sengaja dimatangkan dengan mengkolaborasikan musikalitas para personilnya masing-masing. Misal saja mulai dari Behemoth, System of a Down, Nat King Cole, soundtrack music, sampai rockabilly.

Hasilnya, cukup memuaskan. The Mistiss berhasil menawarkan crossover antara punk rock bertempo cepat dengan slamming distorsi metal dalam spirit dance music yang apik sekaligus juga terasa kuno.

Sempat Rilis Single ‘Party In Hell’

Sebelum EP ‘Mari Berdansa Di Neraka’ keluar, The Mistiss sebelumnya sempat meluncurkan maxi-single ‘Party In Hell‘ secara digital di Ripstore.Asia pada 13 November 2017 lalu.

Party In Hell adalah single perkenalan The Mistiss yang terdiri dua track digabung menjadi satu; lagu Party In Hell sebagai single utama di part pertama, dan lagu berjudul I’m a Monster di part kedua yang juga ditujukan sebagai bonus track.

Maxi-Single ‘Party In Hell’ kemudian disambut baik oleh publik pecinta musik independen, punk rock maupun penggemar The Misfits. Single ini juga masuk ke Top Charts Ripstore.Asia dan diganjar predikat sebagai Top Download yang kini telah hampir menembus 3000 kali unduhan.

Lewat mini albumnya ‘Mari Berdansa di Neraka’ yang telah dirilis, The Mistiss makin mantap menunjukkan jati diri musikalitas mereka sendiri. Selain tengah menggarap full album, The Mistiss juga kabarnya tengah memproduksi EP tersebut dalam format kaset yang bakal dilepas pada pertengahan 2018.

 


Track List EP ‘Mari Berdansa Di Neraka:

  1. I’m a Monster
  2. Romance In Hallowen Day
  3. All I Need Is You (My Baby You)
  4. Party In Hell
  5. Bloody Hell’s Anthem

The Mistiss adalah:

August Militan (gitar, vokal)
Dhory (drums)
Trisna (bass)

Social Media: Instagram @themistiss_official
E-mail: [email protected]
Booking & Contact: 087788819665 (August), 089602459640 (Dhory)

Prys Pry

Founder/ webmaster Ripstore.Asia. Menyelesaikan studi jurnalistik di IISIP Jakarta tahun 2008. Telah bekerjasama dengan musisi independen antara lain Zeke Khaseli, Efek Rumah Kaca, Sajama Cut dll.

Sejak 2010 terlibat di berbagai project webzine musik semisal Jurnallica, Primitif Zine, Jakartabeat.net, Disorder Zine, dan Indie Jakarta sebagai front-end developer.

Kini tengah mendalami data sciencemachine learning dan data visualization di Algoritma Data Science Academy School.

Subscribe newsletter gratis
dapat berita terbaru musik & event Ripstore.Asia dikirim langsung ke inbox email kamu