Denny Delian

Denny Delian


Denny atau kini dikenal dengan nama Denny Delian, lahir di Jogjakarta, 11 Desember 1986 sebagai putra tunggal. Ia mengeyam pendidikan dini hingga SMU di kota Surakarta lalu hijrah ke Jakarta sebagai mahasiswa Ekonomi di salah satu perguruan tinggi swasta.

Semasa duduk di bangku Sekolah Dasar hingga SMU ia dikenal aktif dalam berbagai kegiatan seni, seperti paduan suara, lomba melukis, menyanyi hingga theather.

Dalam dunia tarik suara, Denny Delian kecil sering malang melintang dari satu lomba menyanyi ke lomba yang lainnya, sampai suatu saat ia berhasil menjadi juara 1 mingguan dari ajang Mokad yang diadakan oleh sebuah radio swasta di Surakarta, semenjak itu suaranya sering menghiasai berbagai lomba sejenis. Penghargaan lainnya dalam bidang tarik suara adalah ketika ia remaja, waktu itu Denny Delian menyabet runner-up dari ajang Ursulin Idol yang diadakan di sekolahnya. Delian juga cukup aktif dalam kegiatan paduan suara di sekolah maupun di gereja, serta mulai mendendangkan berbagai lagu saat ia didaulat mengisi sebuah acara.

Bakat seninya kembali terasah ketika ia masuk dunia broadcast di sebuah radio swasta bernama Metta Fm, setelah sebelumnya menjadi penyiar untuk radio sekolahnya. Ia sempat mengikuti ajang pemilihan DJ Favorit kala itu, dan berhasil menjadi juara ke dua, perolehan suara terbanyak pendengar, Di sana ia berpengalaman menjadi penyiar dan wartawan, untuk acara remaja School Hopers walau sebentar namun ini adalah langkah awalnya masuk ke dunia MC dan pertelevisian lokal, ia sempat membawakan beberapa acara di tv lokal daerah, seperti Sekolahku di TA Tv Solo , Cafe Cinta & New Obrak Abrik yang tayang di C Tv Banten , OBRASS tayang di IHC Tv dan Santai Yuk yang muncul dua kali seminggu melalui Youtube.

Sebagai model, Denny Delian remaja juga hobi berlenggak lenggok di atas catwalk, dari satu ajang ke ajang lain. Lama meninggalkan dunia theater-panggung, Denny Delian menjajal peruntungan didunia akting dengan media televisi, Ftv perdananya berjudul Menata Hati , dimana ia berperan sebagai tokoh utama sekaligus penulis naskah Ftv tersebut. Selain itu ia juga pernah berperan dalam sinetron berjudul Senja Untuk Ramadhan. Tak ketinggalan juga sebuah judul film indiependent berjudul Why Me yang diproduksi oleh teman lamanya pada tahun 2010 lalu.

Denny Delian juga pernah didaulat untuk menjadi juri dan komentator, untuk beberapa lomba, seperti menjadi juri pemilihan calon penyiar, menjadi team casting untuk ftv dan menjadi komentator hasil karya peserta dalam acara Halo Kampus di C Tv Banten, Ia juga giat menulis, dan menelurkan novel berjudul Hidup Adalah Pilihan , sebuah novel yang diangkat dari kisah nyata dan terinspirasi dari sebuah lagu berjudul yang sama milik Kla project. Novel itu diproduksi sendiri dibawah bendera Purnama Putra Tunggal Publishing, publishing yang Denny Delian dirikan sendiri. Takkan Ada Hati Yang Lain , merupakan buku ke duanya, dan inilah langkah awalnya untuk eksis di dunia penulisan. Melalui buku keduanya Denny ingin memberikan sentuhan khas yaitu perpaduan cerita & lagu, tak jauh beda dengan novel perdananya melalui Takkan Ada Hati Yang Lain, Denny Delian menghadirkan soundtrack lagu, yang dinyanyikan oleh Tita Hastarita. Kegiatan menulis sebenarnya bukan hal yang baru baginya, sebelumnya semasa duduk di bangku sekolah, ia juga sering menulis di kolom majalah sekolah dan majalah dinding, selain menulis sebuah naskah untuk Ftv yang ia perankan sendiri.

Dibidang musik Denny mantap menelurkan Bukan Dia sebagai single perdananya, telah dirilis bulan Oktober 2012, dibawah bendera DL Indie Production, Denny mengusung thema lagu pop melankolis. Yang akhirnya membawa namanya masuk dalam jajaran penyanyi indie yang patut diperhitungkan. Single tersebut langsung mendapat perhatian khusus dan menjadi Soundtrack film berjudul CLOSE. Single kedua nya Inilah Aku yang ia luncurkan satu tahun kemudian mampu mendobrak benteng tinggi antara musik indie dan musik major label, lagu tersebut tercatat bertengger dalam tangga lagu radio-radio tanah air, menyusul single Jika Memang.

Bukan Denny, jika ia tak mencoba tantangan baru, 2014 Denny bersama rekannya mendirikan sebuah majalah kuliner yang diberi nama RED Magz bertindak sebagai chief officer Denny juga aktif terjun langsung untuk menulis dan menjadi wartawan serta juru kamera, dalam pengembangannya RED tidak hanya sebuah media cetak dan online semata namun Denny mulai menggeluti dunia production.

INSTAGRAM : @de_dellian
WEBS: http://dennylian.wixsite.com/mysite/about